{"id":8911,"date":"2026-06-26T08:44:17","date_gmt":"2026-06-26T08:44:17","guid":{"rendered":"https:\/\/tribratanews-resacehjaya.aceh.polri.go.id\/?p=8911"},"modified":"2026-06-26T08:44:17","modified_gmt":"2026-06-26T08:44:17","slug":"polsek-panga-intensifkan-patroli-dan-sosialisasi-pencegahan-karhutla-pastikan-wilayah-bebas-titik-api","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tribratanews-resacehjaya.aceh.polri.go.id\/?p=8911","title":{"rendered":"Polsek Panga Intensifkan Patroli dan Sosialisasi Pencegahan Karhutla, Pastikan Wilayah Bebas Titik Api"},"content":{"rendered":"<p>Calang \u2013 Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Polsek Panga Polres Aceh Jaya melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi dan penyampaian larangan pembakaran hutan serta lahan di wilayah hukumnya, Jumat (26\/6\/2026).<\/p>\n<p>Kegiatan yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB tersebut menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya Karhutla di wilayah Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya. Patroli dilakukan sebagai upaya deteksi dini sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.<\/p>\n<p>Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Panga menyampaikan imbauan kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan, baik terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun aktivitas perekonomian. Warga juga diingatkan agar mematuhi ketentuan hukum yang melarang pembakaran lahan karena dapat menimbulkan kerugian besar serta dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.<\/p>\n<p>Selain patroli di lapangan, petugas juga melakukan monitoring melalui aplikasi Lancang Kuning sebagai bagian dari sistem pemantauan dini terhadap kemungkinan munculnya titik panas (hotspot) di wilayah hukum Polsek Panga.<\/p>\n<p>Kapolres Aceh Jaya AKBP Zulfa Renaldo, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Panga IPDA Rizky Jafrisman, mengatakan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi ini merupakan langkah preventif yang terus dilakukan untuk meminimalisir potensi terjadinya Karhutla, terutama pada wilayah yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.<\/p>\n<p>\u201cPencegahan merupakan langkah yang paling efektif dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, kami terus melakukan patroli serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran atau aktivitas yang berpotensi memicu Karhutla,\u201d ujar IPDA Rizky Jafrisman.<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil patroli dan pemantauan di lapangan, termasuk melalui aplikasi Lancang Kuning, hingga saat ini tidak ditemukan adanya titik panas (hotspot) maupun indikasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Panga.<\/p>\n<p>Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Polsek Panga menegaskan akan terus meningkatkan patroli serta sosialisasi pencegahan Karhutla secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan, melindungi masyarakat, dan memastikan wilayah Kabupaten Aceh Jaya tetap terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Calang \u2013 Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Polsek Panga Polres Aceh Jaya melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi dan penyampaian larangan pembakaran hutan serta lahan di wilayah hukumnya, Jumat (26\/6\/2026). Kegiatan yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB tersebut menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya Karhutla di wilayah Kecamatan Panga, Kabupaten [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8912,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[9],"class_list":["post-8911","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-humas","tag-operator-humas-polres-aceh-jaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tribratanews-resacehjaya.aceh.polri.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8911","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tribratanews-resacehjaya.aceh.polri.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tribratanews-resacehjaya.aceh.polri.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanews-resacehjaya.aceh.polri.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanews-resacehjaya.aceh.polri.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8911"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tribratanews-resacehjaya.aceh.polri.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8911\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8913,"href":"https:\/\/tribratanews-resacehjaya.aceh.polri.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8911\/revisions\/8913"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanews-resacehjaya.aceh.polri.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/8912"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tribratanews-resacehjaya.aceh.polri.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanews-resacehjaya.aceh.polri.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanews-resacehjaya.aceh.polri.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}