Calang – Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana akibat curah hujan yang berkepanjangan, personel Polsek Sampoiniet Polres Aceh Jaya melaksanakan kegiatan monitoring debit air sungai dan pengecekan titik-titik rawan longsor di wilayah hukum Polsek Sampoiniet, Selasa (4/8/2026) mulai pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan upaya preventif Polri dalam memantau kondisi wilayah yang berpotensi terdampak banjir maupun tanah longsor sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem.
Kapolres Aceh Jaya AKBP Zulfa Renaldo, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sampoiniet IPTU Heru Setiawan, menyampaikan bahwa monitoring dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman serta sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi bencana alam.
“Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian kami. Oleh karena itu, personel terus melakukan pemantauan di lokasi-lokasi yang rawan banjir dan longsor agar setiap potensi bencana dapat diantisipasi sedini mungkin serta masyarakat dapat memperoleh informasi yang cepat dan akurat,” ujar IPTU Heru Setiawan.
Berdasarkan hasil monitoring, personel menemukan adanya longsor kecil di pinggir Jalan Nasional Banda Aceh–Meulaboh tepatnya di Desa Kuala Ligan.
Material longsor telah dibersihkan sehingga arus lalu lintas kembali normal dan situasi tetap aman serta lancar.
Sementara itu, hasil pengecekan debit air Sungai di Desa Lhok Kruet menunjukkan kondisi masih berada pada batas normal sehingga kawasan permukiman warga tetap aman dan terkendali. Lokasi yang berpotensi rawan longsor di Desa Lhok Kruet juga terpantau dalam kondisi aman dan kondusif.
Selain melakukan patroli ke desa-desa yang berpotensi terdampak banjir dan longsor, personel Polsek Sampoiniet juga berkoordinasi dengan para keuchik di wilayah Kecamatan Sampoiniet dan Kecamatan Darul Hikmah untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam.
Petugas turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap meningkatnya intensitas curah hujan, memantau perkembangan cuaca, menjaga kebersihan saluran air dan daerah aliran sungai, serta mengurangi aktivitas di kawasan yang rawan longsor.
Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana agar dapat segera dilakukan penanganan.
Kapolsek Sampoiniet menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan patroli akan terus dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta meminimalisir risiko yang ditimbulkan akibat bencana alam.
Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Sampoiniet terpantau aman dan kondusif.
Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem.
