Calang – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman terus dilakukan Polres Aceh Jaya. Salah satunya melalui sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan serta bullying di lingkungan dayah yang digelar di Dayah Madinatuddiniyah Babussalam, Desa Rambong Payong, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Rabu (26/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kasatbinmas Polres Aceh Jaya IPTU Afrizal hadir sebagai pemateri dan memberikan edukasi kepada para santri mengenai pentingnya mencegah segala bentuk kekerasan dan bullying di lingkungan pendidikan.

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 14.30 WIB tersebut diikuti oleh Pimpinan Dayah Madinatuddiniyah Babussalam, Kabid Pemberdayaan Santri Dinas Pendidikan Dayah Aceh, personel Satbinmas Polres Aceh Jaya, pengurus dayah serta para santri.

Melalui kegiatan tersebut, para santri diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kekerasan dan bullying, dampak yang dapat ditimbulkan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah maupun menangani tindakan tersebut.

Dalam penyampaian materi, Kasatbinmas mengajak para santri untuk membangun budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, menjaga sikap dan menghindari tindakan yang dapat menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun verbal.

Para santri juga diingatkan agar tidak takut untuk berbicara dan melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan kekerasan maupun bullying di lingkungan dayah. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap persoalan dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar.

Kapolres Aceh Jaya AKBP Zulfa Renaldo, S.I.K., M.Si., melalui Kasatbinmas Polres Aceh Jaya IPTU Afrizal menyampaikan bahwa pencegahan kekerasan dan bullying membutuhkan kepedulian serta kerja sama seluruh pihak.

“Lingkungan pendidikan, termasuk dayah, harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para santri untuk belajar dan menuntut ilmu. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk mencegah segala bentuk kekerasan dan bullying,” ujar IPTU Afrizal.

Ia juga mengajak para santri untuk tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan serta membangun komunikasi yang baik apabila menghadapi permasalahan.

“Jadilah santri yang saling menghargai, saling membantu dan berani menyampaikan apabila menemukan tindakan kekerasan atau bullying. Jangan menjadi pelaku maupun membiarkan tindakan tersebut terjadi,” tegasnya.

Menurutnya, edukasi sejak dini mengenai pencegahan kekerasan dan bullying sangat penting untuk membentuk karakter santri yang berakhlak, saling menghormati serta mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang positif.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat dukungan dari pihak dayah dan instansi terkait. Para peserta mengikuti kegiatan dengan baik dan antusias hingga selesai.

Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Jaya berharap kesadaran seluruh warga dayah semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, harmonis dan bebas dari kekerasan maupun bullying.

Kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan dan Bullying di Dayah Tahun 2026 berlangsung aman, tertib dan kondusif hingga selesai.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *